Tahap pencatatan ekonomi koperasi

Tahap pencatatan ekonomi koperasi
Koperasi adalah slaah satu pilar ekonomi yang diidamkan oleh pendiri negara kita menjadi sokoguru perekonomian indonesia. Koperasi dipandang sebagai organisasi ekonomi yang berasaskan kekeluargaan, dan prorakyat. Koperasi dipandang mampu meminimisasi pengaruh negatif kapitalisme, karena disamping mencari keuntungan, koperasi juga peduli pada keejahteraan anggota dan masyarakat dilungkungan operasinya.
A.Koperasi dan karakteristik akuntansi koperasi

Undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi menyebutkan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khusunya dan masyarakat pada umumnya serta turut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

B.Laporan keuangan koperasi

1.Laporan hasil usaha atau laporan sisa hasil usaha memuat pendapatan atau penjualan, harga pokok penjualan, biaya-biaya usaha dan kenutungan/laba.
2.Neraca menyajikan informasi mengenai aktiva, kewajiban, dan modal koperasi.
Laporan arus kas menyajikan informasi mengenai perubahan kas selama periode tertentu.
3.Laporan promosi ekonomi adalah laporan yang mengikhtisarkan manfaat ekonomi yang didapatkan anggota selama periode tertentu.
Catatan ataas laporan keuangan memuat perlakuan akuntansi mengenai pengakuan pendapatan dan beban, kebijakan akuntansi, dasar penetapan harga pelayanan.

C.Klasifikasi modal koperasi
Modal utama koperasi bersumber dari anggota. Anggota koperasi menyetor modal yang dikenal dengan nama simpanan pokok dan simpanan wajib. Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang diserahkan anggota pada waktu mereka masuk menjadi anggota. Simpanan wajib adalah sejumlah uang yang wajib dibayar oleh anggota secara periodik.
D.Jurnal
Bukti pembukuan merupakan dokumen dasar untuk membuat jurnal dan merupakan bukti bahwa koperasi telah melakukan transaksi.
1.Bukti penerimaan kas merupaka bukti pembukuan atau dokumen yang menandakan bahwa koperasi telah menerima sejumlah uang tunai atau alat pembayaran lainya yang sama dengan uang tunai. Bukti penerimaan kas mencatat;
a.Penerimaan simpanan dari anggota koperasi, dapat berupa simpanan pokok, simpanan wajib atau simpanan sukarela
b.Penerimaan dari penjualan tunai
c.Penerimaan tagihan dari debitur
d.Peneriman uang dari pihak lain yang merupakan realisasi hak koperasi
e.Penerimaan bunga
f.Penerimaan berupa uang jasa seperti komisi, dan biaya cetakan.
g.Dan penerimaan-penerimaan lainya yang dapat menambah uang tunai koperasi
2.Bukti pengeluaran kas merupakan bukti pembukuan atau dokumen yang menggambarkan bahwa koperasi telah membayar sejumlah uang tunai. Bukti pengeluaran kas mencatat;
a.Pembayaran kembali pinjaman sukarela
b.Penarikan kembali simpanan wajib oleh anggota koperasi
c.Pembelian barang secara tunai
d.Pemberian pinjaman kepada anggota koperasi
e.Pembayaran pinjaman
f.Pembayaran gaji karyawan
g.Pengeluaran-pengeluaran lainya
3.Bukti penjualan atau faktur penjualan mencatat penjualan barang secara kredit
4.Bukti pembelian atau faktur pembelian mencatat pembelian kredit oleh koperasi
5.Bukti umum atau serba-serbi digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak dapat dicatat pada bukti penerimaan kas, bukti pengeluaran kas, faktur penjualan maupun faktur pembelian. Transaksi yang dicatat;
a.Retur pembelian
b.Retur penjualan
c.Penghapusan piutang
d.Penghapusan aktiva tetap
e.Pembagian SHU

E.Buku besar
Buku yang digunakan untuk mencatt perubahan harta, kewajiban modal, pendapatan dan beban berdasakan transaksi keuangan yang dicatat pada jurnal.
1.Buku besar pembantu adalah daftar yang dibuat untuk menerangkan atau merinci sautau jenis harta, utang, atau modal. Bentuk-bentuk buku besar pembantu;
a.Buku piutang dan buku piutang pada anggota
b.Buku utang pada anggota
c.Buku utang
d.Buku simpanan anggota
e.Buku aktiva tetap
f.Buku besar pembantu persediaan barang
2.Buku besar utama merupakan kumpulan akun yang menunjukan keadaan dan perubahan kekayaan perusahaan(koperasi) akibat suatu transaksi.

Tahap-tahap pengikhtisaran dan pelaporan akuntansi koperasi, yaitu
1.Membuat neraca saldo
2.Membuat ayat jurnal penyesuaian
3.Mempersiapakan kertas kerja
4.Membuat jurnal penutup
5.Membuat neraca saldo setelah penutupan, dan
6.Mempersiapakan laporan keuangan, yang terdiri atas laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas

 

http://achuyherry.wordpress.com/2011/05/22/tahapan-pencatatan-ekonomi-koperasi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s